Google Adsense

Sabtu, 14 Juli 2012


Wudhu, Media Akupuntur Harian


Bagi ummat muslim berwudhu merupakan aktivitas yang rutin 
dilaksanakan setiap harinya. Setidaknya dalam sehari berwudhu 
sebanyak lima kali. Wudhu merupakan ibadah yang sunnah namun 
menjadi wajib manakala wudhu merupakan syarat syah Shalat.

Aktivitas berwudhu merupakan gerakan-gerakan membasuh 
beberapa bagian anggota badan menggunakan air yang memenuhi 
syarat-syarat kesuciannya. Tidak semua anggota badan dibasuh air 
wudhu namun beberapa saja. Setidaknya ada 3(tiga) area utama 
yang dibasuh air wudhu yakni bagian kepala, bagian tangan dan jari, 
serta bagian kaki dan jari.

Jika kita cermati maka ketiga bagian anggota badan itu merupakan 
titik-titik akupuntur dan pijat refleksi yang sangat dianjurkan. Ketiga 
bagian anggota badan itu mengandung simpul-simpul syaraf yang 
banyak digunakan dalam pengobatan akupuntur dan pijat refleksi.



A. Gerakan pertama wudhu adalah membasuh telapak tangan 
dan punggung tangan hingga pergelangan. Bagian ini adalah awal 
mula berwudhu. Dalam gambar di atas betapa bagian badan ini 
banyak terdapat simpul saraf bagi organ-organ badan lainnya. 
Maka kita bisa membasuh bagian ini sembari memijat tiap titik-titik 
simpul tersebut. Remas-remaslah jemari tangan kita dan tekan 
bagian tapaknya serta pijat pula pergelangannya.



B. Gerakan kedua adalah membasuh wajah. Kita bisa melakukan 
basuhan untuk wajah sembari memijat bagian-bagian 
yang direkomendasikan tersebut. Syarat syah wudhu untuk bagian 
wajah adalah seluruh bagian wajah sampai batas rambut, batas 
telinga, rahang, dan dagu. Seluruh bagian tersebut akan menjadi 
sangat nyaman jika kita basuh dengan air wudhu sembari 
melakukan sedikit tekanan untuk pijatan.


C. Gerakan ketiga adalah membasuh tangan hingga ke siku atau lebih sedikit. Bagian tubuh ini merupakan bagian favorit dalam penyembuhan penyakit terkait paru-paru. Tekan pada ketiga titik di gambar di atas pada saat berwudhu. Jika anda merasakan ada gangguan paru-paru maka bagian dekat siku pada bagian tengah (cekungan dalam siku) bisa 
sekalian anda tekan pada saat berwudhu.

D. Gerakan berikutnya adalah membasuh kepala. Sebagaimana 
gambar kepala di atas anda bisa melakukan pijatan ketika membasuh kepala. Bagian yang anda basuh adalah dari batas rambut di atas dahi (jidat) sampai seluruh kepala kebelangan hingga batas leher. Basuh 
kepala sembari meremas kulit kepala akan memberikan efek nyaman.


E. Bagian berikutnya adalah membasuh telinga. Biasanya bagian telinga 
ini dibasuh berurutan setelah kepala. Pijat dan remaslah telinga karena telinga merupakan salah satu simpul syaraf yang direkomendasikan 
dalam akupresur atau akupuntur.



F. Bagian terakhir dalam berwudhu adalah tapak kaki hingga mata kaki sedikit ke atas. Bahkan lebih baik hingga ke betis. Kaki dan bagian di atasnya merupakan bagian yang paling dikenal dalam dunia pijat refleksi.

Mari kita manfaatkan aktivitas berwudhu sebagai sarana menuju ibadah sekaligus menuju hidup sehat. Sehingga dari aktivitas berwudhu ini kita 
bisa mendapatkan beberapa kemanfaatan sebagai berikut:

1. Ibadah kita syah menurut hukum agama.

2. Bagian anggota badan yang dibasuh bersih terkena air, termasuk berkumur dan membersihkan rongga hidung. Air menjadi media 
pembersih sekaligus pelicin dalam proses pembasuhan dan 
pemijatan.

3. Organ dalam tubuh kita pun akan mendapat manfaatnya jika kita melakukan wudhu sembari melakukan pijatan-pijatan ringan dan 
singkat. Tak perlu berlama-lama karena waktu yang terbatas. 
Tetapi jika kita lakukan ini secara rutin dalam keseharian maka 
pijatan yang kita lakukan akan menghasilkan akumulasi manfaat 
yang luar biasa.

Sumber:
html 

Sejarah manfaat pijat refleksi

























Pijat refleksi (reflexology) bekerja dengan merangsang kaki untuk tujuan 
penyembuhan.

Hal ini dilakukan dengan memberi tekanan kepada titik-titik tertentu pada 
kaki untuk merangsang organ atau bagian tubuhyang sesuai.

Refleksi ini mirip dengan akupresur. Di Asia, telah menemukan catatan yang 
akupresur telah digunakan sebagai terapi medis sejak tahun 5000 SM.

Referensi hieroglif ke refleksi kaki ditemukan di Mesir Kuno. Penduduk asli 
Amerika telah mengetahui hubungan antara kaki dan bagian tubuh lainnya 
selama 
berabad-abad.

Refleksologi Modern
Refleksi modern dimulai pada awal 1900-an, dipelopori oleh Dr William H. 
Fitzgerald, 
Edwin F. Bowers dan George Starr Putih.

Mereka mengembangkan tori "Terapi Zona" yang menyatakan bahwa tubuh 
sebenarnya 
bisa "dipetakan" di zona yang berbeda.

Zona ini sesuai dengan struktur yang berbeda dalam tubuh. Lain pelopor, 
Dr. Eunice Ingham, yang dikenal sebagai Ibu "dari Reflexology modern 'dan 
kemudian mengembangkan teori ini dengan zona pemetaan pada kaki.

Ingham menemukan titik-titik tertentu pada kaki dan tangan yang berhubungan 
dengan berbagai organ, kelenjar, dan struktur dalam tubuh manusia.

Dengan meletakkan tekanan pada titik kaki, organ yang sesuai atau kelenjar
akan dirangsang.

Bagaimana Refleksi Bekerja
Sesi pijat refleksi biasanya akan dimulai dengan "pemanasan" dengan berjalan 
kaki. Setelah itu, terapis akan mulai memberi tekanan kepada titik-titik tertentu 
yang terletak di kaki pasien.

Pada gilirannya, organ yang sesuai atau kelenjar akan dirangsang. Kadang-
kadang "kristal deposito" ditemukan di titik-titik tertentu pada kaki.

Deposito kristal yang diyakini menyebabkan saraf diblokir. Terapis biasanya 
akan memecah simpanan tersebut oleh tekanan dan pijat.

Hasil Refleksologi
Setiap orang akan berbeda dalam menanggapi refleksi. Beberapa orang 
akan melihat dan merasakan hasil yang cepat, sementara yang lainnya 
memerlukan lebih banyak waktu untuk merasakan hasilnya.

Hasil terapi refleksologi juga akan tergantung pada beratnya penyakit. 
Semakin parah itu akan membutuhkan lebih banyak waktu sebelum 
hasilnya dapat terlihat.

Kunci lain untuk mendapatkan hasil yang positif adalah kepercayaan 
bahwa refleksi akan bekerja. Pikiran dan tubuh memiliki koneksi yang 
kuat.

Jika pasien memiliki sikap mental yang positif, tubuh Anda juga akan 
bereaksi dengan cara yang positif.















Berikut adalah beberapa penyakit atau keluhan dapat diatasi 
dengan pijat refleksi:

  1. Meredakan sembelit.
  2. Meringankan kram menstruasi.
  3. Hilangkan stres dan tekanan mental.
  4. Tidur lebih nyenyak.
  5. Meredakan sakit punggung.
  6. Menyembuhkan sakit kepala dan migrain.

Manfaat pijat refleksi lainnya
Pijat refleksi adalah pendekatan holistik untuk mengatasi masalah dalam 
tubuh. Refleksologi dapat meningkatkan fungsi usus, ginjal, kulit, paru, dan 
sirkulasi darah.

Refleksologi membantu mengurangi rasa sakit dengan merangsang pelepasan 
endorfin (pembunuh alami tubuh nyeri).

Sebagai metode alami, pijat refleksi dapat dianggap sebagai alternatif atau 
pendamping dari pengobatan modern sedang dilakukan.

Sumber: